THE CORRELATION BETWEEN MOTHER’S KNOWLEDGE ABOUT FOOD SANITATION AND DIARRHOEA DISEASE CASE OF UNDER 3 YEARS BABY AT SUMBERJO KIDUL VILLAGE, SUKOSEWU DISTRICT, BOJONEGORO REGENCY
DOI:
https://doi.org/10.51898/wb.v1i2.131Keywords:
Pengetahuan, Sanitasi Makanan, DiareAbstract
Angka kejadian diare di Indonesia sampai saat ini mortalitasnya masih tinggi khususnya pada balita. Menurut Soetjiningsih (2010), salah satu faktor penyebab diare adalah kurangnya pengetahuan ibu tentang sanitasi makanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang sanitasi makanan dengan kejadian diare pada balita di Desa Sumberjo Kidul Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik korelasional dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional yang populasinya 287 ibu balita dan 72 sampel. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu Simple Random Sampling. Hasil pada penelitian ini sebagian responden berpengetahuan cukup sebesar 36 responden (50,0%) dan balita yang sebagian besar tidak mengalami diare sebanyak 61 responden (84,7%). Variabel penelitian dianalisa dengan menggunakan uji Spearman Rho dengan hasil signifikasi 0,000 < 0,05 dengan nilai r 0,449 derajat keeratan sedang maka ada hubungan pengetahuan ibu tentang sanitasi makanan dengan kejadian diare pada balita di Desa Sumberjo Kidul Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro. Dalam hal ini faktor yang mempengaruhi terjadinya diare yang tidak diteliti adalah faktor infeksi, malabsorbsi, dan perilaku.
Kata Kunci: Pengetahuan, Sanitasi Makanan, Diare
References
Astuti, R. (2012). Peran Penyakit Infeksi, Sosial-Ekonomi dan Sanitasi Lingkungan dalam Mempengaruhi Status Gizi Balita di Pedesaan Provinsi Jawa Tengah. Depok : FKM UI.
Azrul, A. (2008). Sanitasi Makanan. Jakarta: JNPK-KR.
Azwar, S. (2013). Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya, Edisi 2, Cetakan 8. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Budiarto, E. (2012). Metodologi Penelitian Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Cetakan 2012. Jakarta : EGC.
Budiman, C. (2007). Pengantar Kesehatan Lingkungan. Jakarta : EGC.
Depkes RI. (2012). Pedoman Sanitasi dan Higiene Lingkungan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Efendy, N. (2011). Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jakarta: EGC.
FK UI. (2007). Penanganan dan Pencegahan Penyakit Diare. Jakarta : Balai Penerbit Universitas Indonesia.
Hidayat, A.AA. (2008). Ilmu Kesehatan Anak. Jakarta: Salemba Medika.
Maryunani, A. (2010). Ilmu Kesehatan Anak. Jakarta: Trans Info Media.
Notoatmodjo, S. (2007). Promosi kesehatan dan Ilmu Perilaku Manusia. Jakarta : Rineka Cipta.
Nursalam. (2013). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.
Poerwodarminto. (2012). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Sabarguna. B. (2011). Sanitasi Makanan dan Minuman Menuju Peningkatan Mutu Efisiensi Rumah Sakit. Jakarta : Salemba Medika.
Saksono, Lukman. (2006). Pengantar Sanitasi Makanan. Bandung : Alumni.
Sarudji, D. (2006). Pengantar Kesehatan Lingkungan – Dimensi. Jakarta : CV Karya Putra.
Siswanto. (2011). Pendidikan Kesehatan Anak Usia Dini. Yogyakarta : Pustaka Rihama.
Soejtiningsih. (2010). Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: EGC.
Soekanto, Soerjono. (2010). Suatu Pengantar Sosiologi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Sugiyono. (2012). Statistik Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Suparyanto. (2011). Konsep Balita. Suparyanto.blogspot.com. http://dr-suparyanto.blogspot.com/2011/03/konsep-balita.html. Di Akses tanggal 2 Desember. 2014.
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 Tentang Pendidikan Nasional.
Wiratna, S. (2012). Panduan Mudah Menggunakan SPSS. Yogyakarta : Ardana Media.
Wawan. (2011). Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Muha Medika
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2016 Ira Kristiya Mita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.












